Pekanbaru (03/11/2025) – Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Dr. Ahmad Ali, MD., MA., melakukan kunjungan ke Kampung Proklim (Program Kampung Iklim) yang terletak di RW 05, Kelurahan Agrowisata, Kota Pekanbaru, pada Senin siang (03/11). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda observasi dan silaturahmi untuk melihat langsung pelaksanaan delapan kluster pengabdian Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bagi bangsa.
Turut hadir mendampingi kunjungan tersebut, Ustadz Dwi Pramono, Lc., M.S.I., dari Departemen Keagamaan dan Dakwah DPP LDII, serta jajaran pengurus LDII Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.
Dalam keterangannya, Dr. Ahmad Ali, MD., MA. menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan oleh LDII di wilayah tersebut.
“Kunjungan kami kali ini untuk melihat langsung pelaksanaan delapan kluster pengabdian LDII, termasuk Kampung Proklim, pengolahan sampah, UPST, kampung bebas asap rokok, kampung tangguh, hingga program cadangan pangan terintegrasi,” jelasnya.
Beliau menambahkan, kegiatan semacam ini merupakan bentuk nyata kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal.
Selain program lingkungan, Dr. Ahmad Ali juga menyoroti peran LDII dalam bidang pendidikan. “LDII Kota Pekanbaru memiliki lembaga pendidikan dari tingkat TK hingga SD melalui sekolah Luhuring Budi yang berlokasi di RW 05 Kelurahan Agrowisata. Ini menjadi bukti nyata komitmen LDII dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Riau Dr. Imam Suprayogi, ST., MT. menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Dr. Ahmad Ali, MD., MA. atas kunjungan dan perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dr. Ahmad Ali yang telah menjadikan LDII Riau sebagai salah satu objek observasi dalam penyusunan buku Nilai-Nilai Kebajikan dan Luhur LDII. Kami berharap buku tersebut nantinya dapat memberikan manfaat luas dan meluruskan pandangan masyarakat terhadap LDII,” ujar Dr. Imam Suprayogi.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara tokoh akademisi, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, peduli lingkungan, serta berkarakter luhur.


