Pekanbaru — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan Workshop Artificial Intelligence (AI) Penguatan Literasi Digital pada Kamis, 19 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan lantai dua Gedung Rusun Santri Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) yang berlokasi di Jalan Sukakarya, Kualu Panam, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.
Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Pembina Organisasi LDII, Bapak Mansyurwaras. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan secara bijak untuk mendukung dakwah, organisasi, serta pengembangan kapasitas generasi muda di era digital.

Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua DPD LDII Kota Pekanbaru, H. Firdaus, SE., MM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya LDII dalam meningkatkan literasi digital pengurus dan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya AI, secara positif dan produktif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi LDII yang selaras dengan 8 Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa, khususnya pada aspek penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan literasi generasi muda dalam menghadapi tantangan era transformasi digital.
Workshop ini menghadirkan Bapak Nurkholiman, M.Com sebagai pemateri utama yang memaparkan materi seputar pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari, dunia pendidikan, organisasi, serta etika penggunaan teknologi digital. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh peserta.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua PPPM, Bapak Dr. Imamsuprayogi, ST., MT, yang memberikan dukungan terhadap sinergi antara LDII dan PPPM dalam pengembangan sumber daya mahasiswa.

Peserta workshop berjumlah sekitar 40 orang, yang seluruhnya berstatus mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Pekanbaru. Suasana kegiatan berlangsung sangat menarik dan dinamis, mencerminkan semangat anak muda yang melek digital dan antusias mempelajari teknologi baru.
Di akhir acara, kegiatan ditutup secara resmi oleh Ketua Masjid Baitul A’la, Bapak Yenrizal Lubis, SE., MM. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan secara nyata dan memberikan manfaat bagi organisasi serta masyarakat luas.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda LDII yang cakap digital, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan era teknologi modern.


