Pekanbaru – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Pekanbaru menghadiri undangan Komando Distrik Militer (Kodim) 0301 Kota Pekanbaru dalam kegiatan Gotong Royong Besar yang dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan gotong royong ini dipusatkan di Hutan Kota Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan.

Sebelum pelaksanaan gotong royong, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti apel bersama yang digelar di Lapangan Helipad Kediaman Gubernur Riau. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan Tuanku Tambusai dan turut dihadiri oleh Plt Gubernur Riau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, TNI, Polri, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta elemen masyarakat.
Dalam arahannya saat apel, pimpinan apel menekankan pentingnya budaya gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

DPD LDII Kota Pekanbaru berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dengan menerjunkan pengurus dan warga LDII lebih kurang 30 orang lengkap dengan peralatan untuk membersihkan area hutan kota, termasuk pemangkasan rumput, pengumpulan sampah, serta penataan lingkungan sekitar. Keikutsertaan ini merupakan wujud nyata kontribusi LDII dalam mendukung program pemerintah dan TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.
H.Firdaus SE.MM Ketua DPD LDII Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LDII untuk terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan Gotong Royong Besar ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih dan asri, sekaligus mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.


